beliau udah bikin banyak buku. dan komen disini. suatu kehormatan :D
welcome, ajarin gue nulis dan bikin buku ya
ryu
lirik boring
Did you know, when you go
It's the perfect ending
To the bad day I was just beginning
When you go all I know is
You're my favorite mistake
sheryl crow
you guys know which song
tapi kan
tapi kan tuhan pemaaf..
iya. tapi kan tuhan juga penghukum.
heeh ya? jadi kumaha?
kok bengong. knaps?
pantat gue gatel. elu mau ngapain jadi?
ga tau. pengen ngeludahin anak ipdn eui.
boleh juga. tapi jangan yang anak bali. cuman mereka yang ga ikut pukul pukulan. takut karma katanya.
hebad nya. orang islamna malah ngerakeun.
iya. just like us.
tapi kan tuhan pemaaf..
cape ah
udah dijual
ga bisa komen gue mah.
berikut tanggapan anggota dpr ketika ditanya tentang imel :
"Saya pernah punya, tapi sudah dijual," ujar Didik Sugiarto, anggota Komisi D dari Fraksi AKU dengan gaya meyakinkan seolah-olah e-mail adalah barang berwujud fisik yang bisa dipindahtangankan.
Wakil Ketua Dewan, Hairul Anwar setali tiga uang. Awalnya jawabannya terasa wajar, namun belakangan sama sekali tidak 'nyambung. "Secara pribadi saya belum memilikinya. Bukannya saya tidak mampu untuk memilikinya, namun saya masih cinta produk dalam negeri," katanya seolah-seolah e-mail adalah barang dari luar negeri. "Buat apa kita membanggakan produk luar, lihat saja HP (handphone) saya masih model lama," tuturnya sok yakin.
Blasius Watu: Sekarang ini belum punya, sebab saya tidak ingin punya nafsu besar untuk memilikinya namun tidak ada waktu untuk melihatnya.
control c shift d
lips


vector pertama gue. cuman sanggup bagian bibir doang. bibirnya ali. mungkin gambar yg gw pilih terlalu njelimet. atau mungkin bosen ngerjainnya.
lumayan
benjut
satu sore, diatas batu.
bersama seorang teman.
dan cerita yang terlalu biasa.
tapi dia memberi uppercut di akhir cerita.
tentang seorang wanita sedalam lautan, dan dirinya yang setinggi menara.
lu tau, ben, katanya. matanya lurus.
kalimatnya terputus rokok yang menyumpal bibir.
lalu dia diam, dan aku tak menunggu.
mungkin gue harus tersanjung ada orang dengan perasaan sebesar itu.
sekarang aku yang menatapnya lurus. lalu?
jujur. gue tergoda kadang. gue bukan orang baik, kalo ukuran baik itu shalat, gue belang.
tapi gue yakin, cinta tuhan lebih gede dari cinta dia ma gue.
malu gue.
so there i was, with a broken jaw. kalimatnya memukul merontokkan gigi dan apoligi.
sakit.
i love her. <-- dia bilang pake bhs indonesia, tapi beben ga kuat nulisnya
dia berdiri dengan rapuh.
cabut ya, anak gue bentar lagi balik.
sampai limabelas menit kemudian, aku masih duduk di situ.
lalu aku berniat untuk belajar malu.